:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2799012/original/065431100_1557236403-ep8_h.jpg)
Setelah Sangga dikafani, nggak ada satupun tetangga yang mau takjiah, Rahma sangat sedih. Sampai akhirnya pengurus masjid memutuskan buat menguburkan Sangga sekarang juga. Sangga terbangun masih memakai kain kafan. Dia merasa terkejut, panik setengah mati. Dia berada di mana, apakah dia sudah mati? Tiba-tiba terdengar suara teriakan dan pekikan orang yang kesakitan. Sangga bangun dan mencari. Orang-orang disiksa dengan kejam, tapi tidak ada yang menolong. Sangga melotot nggak percaya.
Sangga terus jalan dan bertanya, di mana dia ini? Salah seorang algojo yang sedang mencambuk seseorang menjawab, Sangga ada di neraka. Sangga kaget. Di neraka? Algojo bilang, ya… pencuri, pengambil hak orang lain dengan paksa akan disiksa di sini. Algojo memotong tangan orang itu. Sangga bergiding.. dia terus berjalan. Orang menjerit kesakitan…
Sangga yang berjalan di neraka ketemu sama orang yang sedang makan daging busuk, semua serba busuk. Sangga keheranan, kenapa orang ini doyan makan makanan busuk? Padahal di dekatnya ada daging bagus? Algojo jawab, itu orang semasa hidup suka berzina. Punya istri, yang halal, tapi pilih berzina dengan wanita yang nggak halal. Sangga merinding.
Rahma mendoakan almarhum suaminya, berharap Allah mengampuni semua dosa-dosanya. Sementara Sangga gemetar badannya melihat siksa di dalam neraka yang gak ada habisnya. Habis tangan pencuri dipotong, tumbuh lagi… dipotong lagi… tumbuh lagi. Sangga nangis, bukankah dirinya pencuri? Kenapa nggak dihukum? Algojo jawab, sebab kamu belum mati! Sangga kaget.
Sangga membuka matanya, sudah berada di rumah. Ternyata dia mengalami mati suri. Dia melihat ke Rahma dan anaknya. Rahma sangat senang, suaminya sudah tersadar. Sangga lemas dan kemudian menangis. Dia bertaubat dalam hati dan berjanji gak akan merampok lagi. Dia akan buang semua ilmunya. Dia akan taubat.
from Berita Gosip Terbaru Dunia Hiburan Indonesia Dan Luar Negeri kalo berita gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2VQgbF6
No comments:
Post a Comment